Memelihara Alga Kristal

Posted By : Eva Juitasari
Memelihara Alga

Memelihara alga kristal tidaklah sulit tetapi dibutuhkan ketekunan dan rutin dalam mengganti air rendaman alga dan selalu menjaga kebersihan wadah. Lakukanlah pemeliharaan atau budidaya ini dengan benar dan teratur supaya anda akan dapat terus selalu menghasilkan dan konsumsi water kefir sekaligus menikmati manfaat kristal alga. Berikut cara pemeliharaan algae dan membuat water kefir :

Apa saja yang perlu disiapkan

Cara pemeliharaan

  1. Masukan 3 sendok teh gula ke dalam gelas yang berisi air minum dan aduk dengan menggunakan sendok plastik hingga gula larut.
  2. Tuangkan larutan gula ke wadah sambil disaring pakai saringan plastik supaya jika ada kotoran tidak ikut masuk ke dalam wadah.
  3. Tambahkan air ke dalam wadah hingga mencapai 1 liter.
  4. Masukan ± 100 gram bibit alga ke dalam wadah dengan menggunakan sendok plastik.
  5. Cuci bersih 3 butir kismis kering lalu masukan kedalam wadah.
  6. Wadah ditutup tetapi tidak rapat dan beri celah udara, supaya nanti kandungan gas dalam wadah dapat keluar
  7. Simpan wadah tersebut di dalam kulkas ( bukan di freezer ) dengan suhu kulkas jangan terlalu dingin, boleh di luar kulkas tetapi ditempatkan pada tempat dengan kondisi suhu dingin sejuk, udara bersih tidak berbau, dan gelap hindari sinar matahari. Tetapi kami sarankan sebaiknya simpan di kulkas dengan pengaturan suhu tidak terlalu dingin.
  8. Diamkan agar terjadi proses fermentasi selama 24 - 72 jam, semakin lama waktu fermentasi maka air kefir semakin asam.
  9. Siapkan wadah kosong lainnya, kemudian tuangkan air rendaman alga ke wadah kosong sambil disaring pakai saringan plastik sehingga semua bibit alga dan kismis tersaring disaringan plastik tersebut. Kemudian tutup rapat wadah yang berisi air kefir tersebut lalu simpan di kulkas dan siap untuk dikonsumsi.
  10. Pada wadah bekas tempat fermentasi bibit alga diperiksa apabila wadah kotor, licin, berlendir segera dicuci dengan air bersih digosok pakai spon bersih dan tanpa sabun hanya air saja.
  11. Pada saringan yang berisi alga dan kismis, dibuang kismisnya dan periksa bibit alga apabila bau sangat menyengat segera dibilas atau dicuci menggunakan air dingin matang.
  12. Ulangi kembali langkah - langkah dari awal dan begitu seterusnya secara rutin.

Memilih Bahan Terbaik Untuk Budidaya Bibit Water Kefir

Memilih bahan terbaik untuk budidaya bibit water kefir amatlah penting karena akan mempengaruhi kesehatan bibit kefir tersebut. Memilih jenis gula dan memilih sumber air yang digunakan untuk membuat water kefir dapat mempengaruhi tingkat rasa dan karbonasi ketika fermentasi serta juga dapat mempengaruhi kesehatan bibit water kefir. Selain itu bahan dari peralatan dan wadah juga perlu diperhatikan karena diharuskan menghindari terjadi reaksi antara bahan wadah dan peralatan dengan air kefir yang asam.

Cara Konsumsi Air Kefir

Minum Air Kefir

Cara konsumsi air kefir sangat mudah seperti minum air putih pada biasanya, 1 liter air kefir bisa untuk diminum 1 - 2 hari.

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Merawat Bibit Alga

Diperhatikan Merawat Bibit Alga

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika merawat bibit alga supaya algae tetap hidup sehat dan terus berfermentasi menghasilkan water kefir.

Memilih Sumber Air Untuk Membuat Water Kefir

Mata Air

Memilih sumber air yang baik untuk membuat water kefir merupakan hal yang penting karena berdampak pada kesehatan bibit kefir.


Pemesanan

Pemesanan pembelian kristal alga jepang bibit water kefir silahkan hubungi kami melalui telp, sms atau whatsapp :

Pemesanan

Jln. Kakap I No.9 Perumnas Minomartani, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Kodepos 55581.

Produk

Produk

Kami menjual produk kristal alga jepang bibit water kefir ini lengkap dengan gratis toples, kismis, panduan pemakaian dan perawatan.